Label:

Yang Aku Ingat #2

Aku hanya ingin yang paling sederhana, Sayang.
Mencintai tanpa mengapa kumengerti, misalnya? Atau merindukan dari awal pertemuan hingga telah ditinggalkan? Tunjukan bahagia yang lebih daripadamu. Tunjukan bagaimana seorang kecil ini mampu melepas, dan bertahan untuk sekedar baik-baik saja. Tidak mudah, Sayang.
Setelah semua yang kau ucapkan, apa yang kau tuliskan, dan bagaimana kamu memperlakukan. Dan pada teks-teks menyenangkan kita.. ingatkah? Ucapan pagimu yang memesona. Atau ingatan bagi waktu makanku yang seringkali kuabaikan. Atau mengenai nasihat-nasihatmu tentang tidak baiknya terlalu sering menikmati hujan.

Aku mengingatnya, Sayang.
Karena yang pernah kau tuliskan masih menjadi semangat untukku menghadapi setiap pagi. Karena setiap pesan yang pernah kau kirimkan masih

0 komentar
Label:

Yang Aku Ingat

Pernah kamu jelaskan bagaimana kamu jatuh cinta, beserta alasan mengapa kamu melakukannya. Selanjutnya adalah janji pelaut yang terucap untuk tidak akan melukai hati gadis kecil-mu ini.

Aku mempercayainya; bahkan sampai sekarang, bahkan setelah ditinggalkan. Aku menganggap semuanya baik-baik saja. Pikirku adalah bahwa kamu tidak pernah mengingkari. Pergimu adalah karena menunggu waktunya untuk menepati. Aku menganggap kamu tidak pernah meninggalkan gadis kecil ini sendiri.

Aku mempercayainya; bahwa setiap bait puisimu adalah benar, bahwa kata-katamu bukan sia-sia atau sekedar pelipur lara sementara. Tentang harapanmu untuk dapat kucintai selamanya. Tentang kamu yang sibuk mencari cara bagaimana mencintaiku tanpa ketahuan Tuhan. Tentang ketakutanmu bila suatu saat aku akan berlari meninggalkanmu terbakar cinta sendirian. Tentang setiap birahi pagi yang kau bicarakan seperti caramu mencintaiku tanpa percuma. Tentang.. ah, aku ingat 'tentang' banyak hal, Sayang. Karena yang pernah kau tuliskan adalah semangat untukku menghadapi setiap pagi. Karena setiap pesan yang kau kirimkan adalah alasan aku tersenyum sepanjang hari.

Lalu bagaimana caraku bisa meninggalkan sederetan hal indah itu?


Modisty

0 komentar
Label:

Di mana cinta kita?

Aku kembali melihatmu.

Tak sengaja tertangkap retina mataku. Bayanganmu merasuk.. lagi, lagi.. dan entah untuk yang kesekian kalinya. Aku seakan tak sadarkan diri.. melambung entah sampai lapisan langit keberapa.. aku melayang.. sesuatu mengayunkanku pelan.. hanya dengan menemukan sosokmu, aku sekacau ini.
Kamu kembali kutemukan. Tertawa di seberang sana entah dengan siapa dan aku tak tahu mengapa. Karena kau mencintainya? Lalu di mana cintamu untukku? Lalu di mana cinta untuk kita? Saat jawaban yang kutemukan adalah tetap sama; hanya ada aku yang mencintaimu sendirian.
Kamu masih saja kutemukan. Padahal sosok yang berharap dapat segera terlupakan, bukan aku yang mengharapkan.. hanya saja

0 komentar
Label:

Dirimu dan Cinta Sejati

Apa yang bisa aku lakukan ketika semaunya rindu ini datang dan enggan pergi lagi? Apa yang harus aku katakan pada mentari ketika ku bangun di pagi hari dan masih tetap mencintaimu bahkan hingga esok datang lagi? Dan apa yang harus ku hadapi ketika sosokmu tak juga beranjak dari kepala ini? Mencintai seorang yang telah memiliki rindu yang lain, aku berdosa.

Cerita yang kupunyai memang tidak seindah cerita cinta negeri dongeng yang mahatinggi. Ia juga tidak seromantis bait-bait puisi penyair kesukaan Ibundaku dulu. Dalam hatiku, ceritaku adalah mata pelajaran yang sederhana dan membahagiakan. Ia tumbuh dan beranjak menua dalam setiap persendian tubuhku, namun tak juga tamat usia. Dalam hatiku, ceritaku adalah kitab mahasuci yang ketinggalan jaman. Ia menutup diri dan selamanya ingin menikmati sendiri. Dalam hatiku hanya ada ceritaku; tentang aku, dan

0 komentar
Label:

Tentang 'Suatu Hariku'

Tidak tahu harus berapa lama aku harus menolak segala sesuatu. Menyembunyikan segala kebenaran di hatiku. Setiap kali kita bertemu, setiap kali kau beralih kepadaku; adalah bahwa aku berpura-pura tenang. Apakah kau tahu berapa kali aku harus memaksa diriku? Bisakah kau mendengarnya? Hatiku memberitahumu aku merindukanmu. Hanya aku tidak bisa mengungkapkan perasaanku sebenarnya kepada siapapun. Bisakah kau mendengarnya? Hatiku menunggu di sana supaya kau membuka. Hanya berharap kau tahu itu.

Suatu hari..

0 komentar
Label:

Cerpen; GOSH! My Boyfriend Is...

Namanya Caesar. Sudah genap satu minggu ini aku selalu memikirkannya. Bisa dibilang ini kali pertama untukku jatuh cinta. Ya, dia cinta pertamaku.
Ceritanya dimulai ketika aku dan sahabatku Inu  menaruh minat pada dunia dancing. Dan Caesar adalah dancer cowok terbaik tingkat SMA se-Pulau Jawa. Pada awalnya, kami murni hanya ingin diajarkan bagaimana caranya agar cepat mahir dance. Maka dari itu kami beranikan diri untuk menyapa dan menawarkan pertemanan pada Caesar. Tidak dinyana, jadilah aku jatuh cinta padanya.
Namun tak sepenuhnya rasa cintaku diberi kemulusan, kau tahu? Aku dan Caesar tidak tinggal di satu kota yang sama. Aku stay di kota kecil nan asri Wonosobo, sedang Caesar di Temanggung. Kami hanya bertemu dua kali dalam seminggu, Sabtu dan Minggu, dimana Caesar yang memang asli Wonosobo, rutin pulang ke rumah orangtuanya.
Sungguh tak ku pungkiri, pesona Caesar mampu menghipnotisku. Siang, malam, kapan saja dia selalu dibenakku. Seperti saat ini, aku sedang asyik membayangkan seandainya dia jadi milikku. Ehehe..

“Bel, Abeeeeel!!”

“Huah!”

0 komentar
Label:

Selamat Jatuh Cinta, Sayang

Selamat jatuh cinta.. senyumku untuk kamu.
Andaikan ngelakuinnya semudah ngomong atau nulis satu kalimat pendek itu. Gue nggak bakal stuck sampai sebegini reseknya. Gimana lagi? Gue terlanjur sayang sama orang itu, yang datang nggak pakai permisi, dan pergi juga tanpa Wassalamualaikum. Itu miris.

Apa kabarnya kamu? Masih suka makan malam di luar sendirian? Masih suka berduaan malem-malem sama angin nggak jelas yang selalu kamu cariin kalo abis makan? Masih suka ngetweet peristiwa-peristiwa lucu tentang keluargamu? Mamahmu yang pinter mix and match bahan-bahan jadi jus enak? Papahmu yang pernah bilang kalo anaknya udah mirip mahasiswa dengan kaos bali dan celana pendek waktu anaknya mau jalan ke mall? atau, gimana kabar kakakmu yang katamu adalah orang paling ngeselin sedunia? ahh..
Selamat jatuh cinta, sayang..
Aku dengar bahagiamu. Dengan dia yang katamu lebih cantik dari wanita cantik lainnya? Dia

1 komentar
Label:

Aku (hanya) Pernah Mencintai



Aku pernah mencintai, sedalam yang tak pernah kulakukan sebelumnya. Waktu di mana dirimu menjadi segalanya bagiku; temanku, sahabat karibku, musuh paling berbahaya, bahkan.. kamu mampu menjadi sesosok pengganti seorang ibu bagiku.
Segalanya terasa indah. Waktu di mana aku inginkan takdirku berhenti berlanjut, seakan aku inginkan jarum jam berhenti berputar, dan tiada lagi pembicaraan sang waktu. Aku ingin mati di tempatku saat itu. Bersama dirinya, dan hanya ada kami berdua. Persetan dengan selainnya.
Segalanya terasa indah. Waktu di mana hal sangat kecil bertransformasi menjadi sesuatu penting, pesan-pesan ringan menjadi seperti sebuah

0 komentar
Label:

Hanya Ucapan Patah Hatiku

"Tentang kerinduan kata-kata sudah habis dibuatnya. Mencintaimu bukan hal tabu dalam suatu pola kebiasaanku. Atau bagaimana aku beralasan pada bait puisi kita yg terbengkalai tak lagi berbahasa, ia merana kesepian diatas lembar putih tanpa tinta"
--
Semuanya melebur kepada satu titik di mana aku tidak dapat menahan, bertahan, atau memberikan padanya alasan untuk bertahan. Aku hanya mencoba menjadi yang diinginkan. Aku mencoba mencintainya dan memercayai setiap perkataannya adalah kebaikan untukku. Sementara dia mengacuhkan, melepaskan kepercayaan, dan meninggalkan tanpa mendengarkan. Aku mencoba! Bukankah semua hal butuh proses dan waktu yang tidak sebentar? Bukankah setiap orang memiliki kesempatan untuk melakukan kesalahan yang tidak hanya sekali? dan..bukankah yang benar-benar sayang akan sebisa mungkin memaafkan? Mengapa dia menyerah? Sesingkat ini waktu yang dia sediakan untukku dan bertahan lebih lama denganku? Aku menyayanginya melebihi itu! Dan bukannya tidak pernah juga aku menelan bulat-bulat kecewa, sakit hati, terlebih cemburu yang sesekali menggelegak. Aku mengabaikan semua itu karena aku ingin bertahan dengannya lebih lama..
Ahhh.. mungkin benar perkataan orang-orang, 'cinta menjadi tidak mudah karena memerlukan kesabaran dan kebesaran hati untuk selalu memaafkan'


Modisty

0 komentar
Diberdayakan oleh Blogger.